• SMA NEGERI 1 PULUNG
  • Berbakti Mendulang Prestasi

Mengenal pribadi Bapak Suroso

Bapak Suroso tinggal di Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Beliau memiliki seorang istri yang berprofesi sebagai guru, dan mempunyai 2 orang anak, anak sulungnya menempuh pendidikan di ITS, dan anak keduanya kelas 1 MA di Klaten.

Beliau pernah menjabat sebagai guru Matematika di SMAN 1 Ponorogo, lalu beliau diberi amanah sebagai kepala sekolah SAMN 1 Pulung Ponorogo. Di usianya yang tidak muda lagi beliau harus pandai - pandai mengurus kepentingan di sekolah.

Dulu beliau bercita cita menjadi seorang ABRI, tetapi profesi beliau sekarang malah menjadi Kepala Sekolah. Apakah sebabnya ?

Sebenarnya Bapak Suroso sudah rajin berolahraga, akan tetapi tinggi badan Bapak Suroso kurang dari 165 cm. Tinggi badan beliau 162 cm padahal hanya kurang 3 cm saja, dan beliau harus memendam cita - citanya. Setelah itu beliau daftar ke IKIP Surabaya.

Beliau memiliki hobi berolahraga diantaranya badminton, volley dan Bapak Suroso juga mempunyai hobi mengaji. Hobi mengaji inilah yang perlu kita contoh, dan teladab bagi siswa siswi yang muslim.

Dalam perjalanan beliau menuntut ilmu beliau mengalami kendala yaitu pada saat mau ujian S3 beliau jatuh sakit sehingga beliau harus terlambat 2 bulan.

Kabar gembira datang dari Kelapa Sekolah kita, Dr. H. Suroso, M.pd. pada tanggal 7 Februari 2018 beliau melaksanakan sidang terbuka gelar S3 Matematika di Universitas Negeri Surabaya. Para guru SMAN 1 Pulung mengantar Bapak Suroso mengikuti sidang. Perjalanan menempuh gelar S3 tentunya tidaklah mudah. Bapak Suroso menuturkan banyak suka duka yang beliau tempuh. Suka yang didapat diantara lain mendapat banyak

ilmu, mendapat banyak teman dari dari berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan dukanya, untuk menempuh pendidikan di UNESA diperlukan tenaga dan biaya yang lebih banyak. Dikarenakan Bapak Suroso tidak menetap di daerah sekitar tempat kuliah. Duka yang kedua adalah dikarenakan tidak menetap, beliau seringkali ketinggalan materi. Sehingga diperlukan waktu dan tenaga untuk mengejar ketertinggalan.

Dalam perbincangan ini, Bapak Suroso memberika motivasi kepada siswa - siswi SMAN 1 Pulung agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Agar kehidupan kita ke depan lebih terarah. Untuk permasalahan biaya, pemerintah telah menyediakan beasiswa bagi mereka yang pandai, berprestasi dan dalam kategori kurang mampu. Jadi kita tidak perlu khawatir lagi. Maka dari itu, Bapak Suroso menyarankan agar kita senantiasa meraih mimpi dengan berilmu tinggi. Karena jika kita mampu dan mau, jalan terbuka lebar di depan mata.

Kini kita tambah tahu tentang kepribadian Bapak Suroso. Terlebih lagi, kita mendapatkan banyak pembelajaran penting dari beliau.

"Selamat datang kepada Bapak Suroso" Semoga dengan kehadiran Bapak Suroso, SMAN 1 Pulung lebih maju dan menjadi sekolah yang lebih baik lagi di waktu yang akan datang.

 

Jurnalistik SMAN 1 Pulung

 

 

 

 

 

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
USBN SMA Negri 1 Pulung Berbasis Smart Phone

SMAN 1 Pulung Meskipun keberadaanya di pinggiran namun teknologi informasinya tidak kalah dengan yang berada di perkotaan.  

04/09/2019 04:51 WIB - Administrator